Beberapa Fakta Unik dari Lidah Kucing

Beberapa Fakta Unik dari Lidah Kucing

Informasiunikdunia.web.id – Kucing adalah salah satu pilihan hewan peliharaan. Tubuhnya yang berbulu dan imut membuatnya menjadi pilihan untuk meramaikan rumah. Salah satu kebiasaan yang membuat hewan satu ini terlihat makin imut adalah ketika mereka menjilati tubuhnya sendiri, bahkan konon dikatakan bahwa kucing menghabiskan seperempat waktu hidupnya untuk menjilati dirinya sendiri.

Sekilas terlihat hal ini terlihat biasa saja, tetapi hal ini sebetulnya bisa dilakukan karena lidah kucing memiliki keunikan tersendiri. Penasaran dengan fakta-fakta unik dari lidah kucing? Berikut akan kami bahas mengenai beberapa fakta unik mengenai lidah kucing yang mungkin belum kamu ketahui.

1. Papila Berbentuk Penyendok
Papila adalah tonjolan pada lidah yang berbentuk seperti benang halus dan kecil. Sebelumnya diduga bahwa papilla pada lidah kucing berbentuk kerucut karena strukturnya yang kasar, tetapi penelitian terbaru tahun 2018 di Jurnal PNAS menegaskan bahwa papilla pada lidah kucing berbentuk seperti penyendok. Bentuk papila ini membantu lidah mengantarkan saliva dalam jumlah besar ke bulu kucing sehingga mereka bisa membersihkan diri dengan lebih efektif.

2. Bermanfaat, tetapi berbahaya jika berlebihan
Struktur kasar dan papilla berbentuk seperti penyendok pada lidah kucing membuatnya sangat efektif untuk membersihkan diri. Namun, kucing yang mengalami stress cenderung berlebihan dalam membersihkan dirinya sendiri. Hal ini jika dibiarkan akan membuat bulu kucing menjadi botak, apalagi kucing lebih sering menjilat dirinya sendiri ketika tidak ada orang lain. Untuk kamu yang punya kucing peliharaan, alangkah baiknya kamu lebih jeli melihat perubahan tingkah lakunya.

3. Lidah kucing berguna untuk bertahan hidup
Kucing pada dasarnya adalah hewan karnivora yang memangsa makhluk hidup lain untuk makan. Oleh karena itu tidak jarang darah dari hewan buruannya menempel di bulu kucing. Struktur lidah kucing sudah diciptakan agar mampu mengangkat berbagai macam kotoran termasuk darah yang menempel di bulu.

Coba bayangkan jika ada darah tersisa di tubuh si kucing? Kucing di alam liar akan menjadi sasaran empuk predator yang tertarik karena bau darah yang menempel di badan si kucing.

Baca Juga : Beberapa Fakta Unik Mengenai Timor Leste

4. Lidah kucing tidak bisa membedakan rasa
Kucing memiliki saraf pengecap yang lebih sedikit dibandingkan manusia, hal ini membuat kucing tidak bisa membedakan rasa. Oleh karena itu, kucing lebih menyukai daging karena memiliki aroma yang khas dan rasa lemak. Jadi, sebetulnya kita tidak perlu memberikan perasa apapun pada makanan kucing karena di pun tidak bisa merasakannya.

5. Mengetes makanan
Meski tidak mengecap rasa dengan baik, lidah kucing tetap berguna untuk mengetes makanan miliknya. Apa yang diperiksa oleh kucing? Jawabannya adalah tekstur dan suhu makanan tersebut. Kucing lebih menyukai makanan dengan suhu ruang dan tekstur yang empuk sehingga jika kamu menyediakan makanan yang terlalu panas, terlalu dingin, atau terlalu keras makan dipastikan di tidak akan mau memakannya.

Nah, jadi itulah 5 fakta unik dari lidah kucing. Kesimpulan yang bisa kita ambil adalah lidah kucing memiliki peranan penting untuk kehidupan kucing. Mulai dari membersihkan badan hingga bertahan hidup dari serangan predator. Jadi, jangan heran jika kucing peliharaanmu sangat suka menjilat dirinya sendiri.

Rahasia Unik Dari Kucing

Rahasia Unik Dari Kucing

Rahasia Unik Dari Kucing – Selain lucu dan menggemaskan, Kucing merupakan hewan yang sering dipelihara oleh banyak orang. kucing mempunyai berbagai hal yang sangat unik. Kira-kira apa saja? Simak fakta menarik seputar kucing

kucing (Felis silvestrid-catus), terutama kucing rumah adalah salah satu hewan predator paling hebat di dunia. Kucing ini mampu membunuh dan atau memakan beberapa ribu species, mengalahkan kucing besar (seperti singa, harimau, dan sejenisnya) yang hanya mampu memangsa kurang dari 100 species . Namun karena ukurannya terbilang kecil, maka tidak berbahaya bagi manusia. Namun tetap saja sangat berbahaya apabila kucing ini terinfeksi rabies.

Kucing telah berasosiasi dengan kehidupan manusia sekurangnya sejak 3500 tahun yang lalu. Ketika itu orang Mesir kuno telah menggunakan kucing untuk mengusir hama tikus dan hewan pengerat lainnya dari hasil panen mereka. Namun, percaya atau tidak, di dunia ini hanya terdapat 1% populasi kucing di dunia yang termasuk galur murni atau kucing ras. Sisanya adalah kucing hasil pencampuran dari berbagai ras atau biasa yang kita sebut sebagai kucing kampung. Karena itu, kucing ras termasuk kucing yang paling sering dicari dan mahal harganya.

Di Indonesia, suara kucing sering ditulis dengan kata “Meong”. Dalam bahasa Inggris yang digunakan di Amerika, suara kucing sering ditulis dengan “Meow”. Di negara Inggris sendiri, suara kucing ditulis “Miaow”.

Baca Juga:
air itu unik
bruce lee si cepat kilat
gemini castor dan pullox

Kucing biasanya memiliki berat badan antara 2,5 hingga 7 kg dan jarang melebihi 10 kg, kecuali diberi makan berlebih, si pussy bisa mencapai berat badan 23 kg. Dalam penangkaran, kucing dapat hidup selama 15 hingga 20 tahun, dimana kucing tertua pernah diketahui berusia 36 tahun! Kucing liar yang hidup di lingkungan urban modern hanya mampu hidup selama 2 tahun atau bahkan kurang dari itu.

Kucing termasuk hewan yang sangat bersih. Mereka sering merawat diri dengan menjilati rambut mereka. Saliva atau air liur mereka adalah agen pembersih yang kuat. tapi dapat memicu alergi pada manusia. Kadangkala kucing memuntahkan semacam hairball atau gulungan rambut yang terkumpul di dalam perutnya. Sementara itu kucing dapat menyimpan energi dengan cara tidur lebih sering ketimbang hewan lain. Lama tidur kucing bervariasi antara 12 – 16 jam per hari, dengan angka rata-rata 13 – 14 jam. Tapi tidak jarang dijumpai kucing yang tidur selama 20 jam dalam satu hari.

Percaya atau tidak, di abad pertengahan kucing dianggap berasosiasi dengan penyihir dan sering dibunuh dengan cara dibakar dan dilempar dari tempat tinggi. Sejumlah ahli sejarah percaya bahwa wabah Black Death atau wabah pes menyebar dengan cepat di Eropa pada abad ke-14 akibat tahyul itu. Hal itu disebabkan banyaknya pembunuhan kucing yang dilakukan sehingga meningkatkan populasi tikus yang membawa wabah pes tersebut.