Kisah Anjing Yang Sangat Terlatih

Kisah Anjing Yang Sangat Terlatih

Informasiunikdunia.web.id – Anjing hitam bergegas melewati pintu geser rumahnya yang terbuka, ekornya bergetar dan lidahnya menjulur. Anda tahu Coop bukan anjing biasa. Begitu pemiliknya, Tessa Stow, mengenakan mantel kerja Coop, Hewan Betina ini langsung berubah.

“Ia anjing yang sangat bersemangat tanpa mengenakan seragam. Ia sangat nakal,” kata Stow.

“Tetapi segera setelah ia memakai jaket dan talinya, ia berubah menjadi anjing pekerja.”

Coop akan melakukan perjalanan tiga jam dari rumahnya di pedalaman negara bagian Victoria ke pekerjaannya di Melbourne. Ia adalah anjing pertama di Australia yang diizinkan di ruang sidang dan Stow mengatakan ia sangat terlatih sehingga hampir secara emosional “terlatih”.

“Saya melatihnya seperti seekor anjing penjaga, jadi [butuh] hingga dua tahun, melatih mereka untuk lulus tes akses publik dan kemudian saya melatih tugas-tugas khusus,” kata Stow.

“Seseorang yang menggaruk, seseorang yang mulai bergetar, seseorang yang menangis, seseorang yang meletakkan kepalanya di tangan mereka, anjing itu akan mengambil emosi yang sangat kuat dari orang-orang.”

“Setengah dari yang diajarkan dan setengah dari itu intuitif, jadi ini adalah soal memiliki anjing yang tepat, dan tidak semua anjing tepat.”

Baca juga : Hewan Besar Berbeda Dari Biasanya

Pengalaman Coop jadi pendamping saksi

Stow pertama kali memiliki gagasan untuk menggunakan anjing di sistem pengadilan negara bagian Victoria setelah pengalamannya yang menyakitkan.

“Pada tahun 1988 saya terlibat dalam memberikan bukti untuk kasus traumatis dan saya merasa sangat sulit untuk melakukannya,” katanya.
“Tak lama setelah itu, saya menjadi perawat dokter hewan dan benar-benar melihat dampak dan kekuatan yang dimiliki hewan pada pemiliknya.”

“Jadi saya menggabungkan keduanya, dan saya pikir akan sangat luar biasa bisa melatih seekor anjing untuk membantu proses pengadilan.”

“Dan saat itulah saya membeli Coop pada usia delapan minggu.”

Sementara itu, di Kantor Penuntutan Publik (OPP), Julie Morrison memiliki ide yang sama.

“Setelah saya mulai bekerja dengan OPP, saya mulai berpikir, saya bertanya-tanya apakah ada ruang untuk anjing di lingkungan hukum yang bekerja dengan para korban dan saksi,” katanya.

“Saya mulai melakukan penelitian dan melihat bahwa tidak ada hal demikian di Australia, tetapi di Amerika dan Kanada program seperti itu telah berjalan sejak 2003 di mana anjing membantu seseorang di pengadilan.”

“Saya mulai berpikir, bisakah kita melakukan sesuatu di bidang ini?.”

Morrison menghubungi Stow dan pada September 2017, Coop mendapatkan pekerjaan di Kantor Penuntutan Publik.

Pengalaman luar biasa

Coop telah membantu sekitar 140 korban dan saksi kejahatan dalam lebih dari 100 kasus, sebagian besar melibatkan kekerasan seksual. Salah satu orang yang ia bantu memberikan bukti adalah Leah Stephens.

“Ia ditawarkan ke saya sehari sebelumnya untuk datang ke bilik video saya pada saat tersulit dalam hidup saya,” katanya.

“Dan begitu kami saling memandang, saya lupa di mana saya berada.”

Stephens tak ingin membahas kasusnya secara rinci di depan umum tetapi mengatakan kehadiran Coop di ruang saksi yang terpencil membantunya berbicara tentang pengalaman terburuk dalam hidupnya.

“Ia seperti ibu dan nenek saya disatukan, dan perasaan yang ia berikan kepada saya sangat luar biasa,” kata Stephens.

“Ia benar-benar, sangat penting bagi orang-orang di dunia yang tak memiliki siappun dan apapun pada saat mereka begitu putus asa untuk mencerna kenyataan -dan Coop begitu nyata.”

Stow mengatakan Coop juga telah membantu korban anak dalam konseling.

“Konselor punya klien anak selama 6 minggu, dan anak ini tak mau berbicara. Dan kemudian pada hari pertama pertemuannya dengan Coop, mereka berjalan, berbaring, berbaring di atasnya dan benar-benar mengangkat telinganya dan mulai membangun hubungan,” kata Stow.

“Penasihat masih di dalam ruangan, mereka bisa mendengar, tetapi anak itu belum bisa memberi tahu manusia lain karena mereka tidak mempercayai manusia lagi.”

“Tapi mereka mempercayai anjing itu.”

Hewan Besar Berbeda Dari Biasanya

Hewan Besar Berbeda Dari Biasanya

Informasiunikdunia.web.id – Memiliki hewan peliharaan di rumah adalah cara untuk menghilangkan stres. Beberapa penelitian telah menunjukkan ini, karena kehadiran hewan peliharaan di rumah dapat membuat jantung terasa dingin dan dapat meringankan beban kerja.

Hewan yang biasa dipelihara itu seperti kucing, anjing, ikan, atau beberapa orang memelihara kelinci, marmut, bahkan hewan ekstrem. Intinya, hewan tersebut memang layak dipelihara dan diperbolehkan oleh negara.

Tapi, apa yang Anda bayangkan jika harus memelihara hewan super besar berikut ini? Ukurannya yang sangat besar akan membuat Anda kaget tidak percaya, apa saja hewan tersebut?

Baca juga : Domba Bermata Satu

Kelinci
Ini merupakan salah satu hewan yang menggemaskan. Giginya yang lucu dengan bentuk telinga yang khas membuat orang betah berlama-lama melihat tingkah mereka. Namun, bagaimana dengan kelinci satu ini?

Kelinci tua ini berada di sekitar kota Ghent, Belgia. Hewan ini termasuk dalam kelompok Flemish tapi berukuran raksasa. Besarnya bisa seukuran anjing. Serem atau tetap menggemaskan?

Cumi-cumi raksasa
Kalau hewan ini mungkin bisa dikatakan seram. Sebab, ukurannya bisa sebesar manusia dan ini benar ada di lautan bebas. Cumi-cumi yang kecil saja bisa mengeluarkan tinta yang banyak, apa kabar sebesar ini? Berani memakannya?

Salah satu cumi-cumi yang paling terkenal adalah cumi-cumi yang ditemukan di Jepang pada 2004. Ukurannya yang sangat besar diprediksi berasal dari lautan dalam.

Capybara

Kelompok hewan pengerat ini pernah ditemukan sebesar kambing. Padahal, normalnya mereka hanya berukuran sebesar tikus. Hewan ini banyak ditemukan di Amerika Serikat.

Ocean Sunfish
Ikan pipih ini adalah ikan bertulang terbesar di dunia. Perlu diketahui di sini, ikan bertulang itu adalah ikan yang memiliki tulang dan bukan tulang rawan. Selain sebagai ikan terbesar, mereka juga kelompok vertebrata terbesar di dunia.

Ostrich
Jenis burung ini tidak bisa terbang dan dia termasuk burung paling besar yang pernah ada di bumi ini. Hewan ini termasuk hewan yang galak dengan manusia dan ketika dia merasa terganggu, dia bisa berlari sekencang 69,2 km/jam. Karena itu, Ostrich dinobatkan sebagai burung yang bisa lari paling cepat di dunia.

Domba Bermata Satu

Domba Bermata Satu

Informasiunikdunia.web.idAnak domba yang memiliki satu mata di Kecamatan Kalibunder, yang dikelola oleh warga di Desa Rempakbitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, membuat heboh bagi penduduk setempat dan Warganet.

“Anak domba yang saya pelihara ini berjenis kelamin betina, saat lahir matanya hanya satu,” ucap Tundi, pemilik domba bermata satu, di Sukabumi, Kamis (8/2/2018)

Namun, menurut dia, baru seminggu atau tepat hari ini anak domba itu mati mendadak. Ia pun tidak mengetahui penyebabnya. Awalnya, ia sempat terkejut bercampur senang karena domba miliknya unik lantaran hanya mempunyai satu mata. Tetapi, informasi tersebut kemudian menyebar ke warga lainnya di Kecamatan Kalibunder sehingga membuat heboh. Bahkan, adanya domba yang diduga memiliki kelainan tersebut juga sempat ramai di media sosial sehingga ada beberapa warganet yang mengaitkannya ke hal mistik seperti turunnya Dajal.

Baca juga : Unik Kodok Tanpa Wajah

Jangan Dikaitkan dengan Hal Mistis
Selain itu, Tundi menuturkan, sewaktu dombanya itu masih hidup banyak warga yang berdatangan ke kandangnya hanya untuk melihat domba berwana hitam putih tersebut.

“Saya tidak tahu penyebabnya kenapa anak domba saya tersebut matanya hanya satu tepat berada di tengah dahinya. Dan kami meminta kepada siapa pun agar tidak mengaitkannya ke hal-hal berbau mistik apalagi sampai dikaitkan dengan Dajal,” Tundi menambahkan.

Tetangga Tundi, Rizki Ilham membenarkan adanya domba bermata satu yang sempat menghebohkan warga dan dunia maya tersebut. Hanya saja, sekarang sudah mati di usianya sekitar baru satu minggu. Ia pun tidak sempat mengabadikan domba unik itu saat baru lahir melalui foto.

“Saya sempat mem-posting foto anak domba itu ke media sosial dan ternyata cukup ramai komentar dari warga internet (warganet) dan banyak yang penasaran dengan domba ini,” katanya.

Sapi Berkepala Dua Hebohkan Warga Rembang
Sebelumnya, seekor anak sapi berkepala dua di Desa Tlogotunggal, Sumber, menarik perhatian warga. Sapi itu berasal dari induk yang dikembangbiakkan lewat kawin suntik. Pantauan JawaPos.com, anak sapi berkepala dua itu, belum bisa berdiri sendiri. Secara fisik, kondisi sapi dengan berat sekitar 15 kilogram itu normal. Kecuali bagian kepalanya yang berbeda. Terlihat mulut dan hidungnya dua. Lubang matanya empat. Namun, bola mata anak sapi hanya dua. Telinganya juga ada dua, sehingga anak sapi ini terlihat berkepala dua. Sapi yang lahir Selasa, 6 Februari 2018, sekitar pukul 05.00 WIB ini, juga belum bisa minum susu sendiri ke induknya. Muhdi, sang pemilik beberapa kali menggendong anak sapi itu, agar bisa menyusu ke induknya.

Unik Kodok Tanpa Wajah

Unik Kodok Tanpa Wajah

Informasiunikdunia.web.id – Orang dewasa katak Amerika, Anaxyrus americanus telah membuat publik. Karena, katak yang difoto oleh Herpetologis, Jill Fleming tidak punya wajah sama sekali. Namun, dia ditemukan hidup. Dua tahun lalu, mahasiswa pascasarjana itu mengumpulkan data di hutan Connecticut dan secara tidak sengaja melihat makhluk aneh itu.

“Saat itu kami duduk di batang kayu besar untuk memproses hasil sampel, seekor kodok berjalan ke arah kaki kami. Ketika dilihat lebih dekat, kami menyadari bahwa kodok itu tak memiliki wajah,” kata Flemming kepada Live Science, melansir Smithsonian, Jumat (16/3/2018).

Tanpa mata, hidung ataupun lidah, ujung kepala kodok itu hanya ditutupi jaringan halus disertai lubang kecil.

Keunikan kodok itu kemudian diabadikan oleh Flemming. Ia juga mengunggahnya melalui Twitter untuk mencari jawaban mengapa kodok itu tak punya wajah. Tak butuh waktu lama bagi video yang diambilnya menjadi perdebatan publik.

Ketika melihat video tersebut. Banyak orang berkomentar bahwa kodok itu merupakan hasil mutasi genetik. Fleming langsung angkat suara tak setuju. Menurutnya, jika kodok itu merupakan hasil mutasi genetik maka ada kemungkinan besar kodok tak akan bertahan lama hidup.

Apalagi dalam kondisi seperti itu, akan menyulitkan bagi kodok itu untuk berburu dan bertahan hidup.

Kodok sendiri kerap menjadi mangsa para predator di Amerika Serikat. Biasanya pemangsa seperti ular dan burung akan memakan katak secara utuh. Oleh karena itu, Fleming menduga kuat bahwa katak tanpa wajah tersebut, mungkin diserang oleh mamalia.

Baca juga : Hewan Tidak Perlu Otak Namun Hidup

Bisa hidup karena otaknya masih berfungsi
Meski begitu, seorang petugas kesehatan satwa liar berkata lain tentang hal ini. Lydia Franklios berpendapat hilangnya wajah di kodok itu disebabkan akibat larva lalat kodok. Larva tersebut menurutnya memakan jaringan lunak pada wajah kodok tersebut. Ada kemungkinan besar lalat bisa bertelur di wajah, hidung, ataupun kepala kodok itu.

Walaupun saat ini masih menjadi perdebatan dan misteri dari hilangnya wajah hewan, kasus semacam ini bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, pernah beredar luas tentang seekor ayam yang bertahan hidup selama 18 bulan setelah dipenggal.

Tom Smulders, seorang Ahli Ayam yang pernah diwawancarai BBC tentang fenomena aneh itu membeberkan penjelasan tentang hal itu. Menurutnya meskipun anggota kepala, wajah, dan mata terpotong, 80 persen otak ayam tetap utuh. Otak dianggap organ yang paling penting sehingga bagian itu berfungsi mengendalikan jantung, pernapasan dan pencernaan.

Sama halnya dengan kodok satu ini, meski wajahnya diserang, otaknya tetap terjaga dan berfungsi.

“Batang otak menguasai banyak bagian utama pada tubuh seperti detak jantung, pencernaan dan fungsi lainyya. Sehingga secara teoritis tubuh dapat bertahan dengan bagian otak itu walaupun bagian otak lain yang terkait dengan kesadaran ataupun memori telah hilang,” kata Emily Taylor, Profesor Ilmu Biologi di California State University.

Hewan Tidak Perlu Otak Namun Hidup

Hewan Tidak Perlu Otak Namun Hidup

Informasiunikdunia.web.id – Manusia membutuhkan otak untuk hidup, tetapi tidak dengan beberapa hewan berikut ini. Alih-alih memiliki otak, beberapa hewan memiliki kelompok sel saraf yang disebut ganglia untuk membantu mengarahkan tubuh mereka.

Yang luar biasanya, sebagian besar hewan dalam daftar ini bahkan tak punya ganglia untuk membantu mereka, apalagi otak. Saat butuh untuk bertahan hidup, mereka tak pernah memikirkannya. Karena mereka memiliki sistem pertahanan tubuh berbeda.

Berikut hewan yang tak butuh otak untuk dapat bertahan hidup.

Bintang Laut
Meski mereka tak memiliki otak atau bahkan ganglia, bintang laut bisa merespon dengan sedikit sentuhan, penglihatan, dan bau. Masing-masing bagian ‘kaki’-nya bisa merasakan dunia di sekitarnya. Saat salah satu ‘kaki’ mencium atau menyentuh sesuatu yang yang dapat dimakan, ia akan membagi kekuatan ke bagian yang lain dan mulai menarik seluruh tubuhnya menuju sumber makanan.

Timun laut
Biasa juga disebut teripang, meski tak memiliki otak, mereka memiliki mekanisme pertahanan yang cerdik. Saat diserang, teripang bisa mengejutkan penyerang mereka dengan tiba-tiba melepaskan usus dan organ dalamnya. Atau mereka dapat memilih untuk mengeluarkan tabung lengket panjang dari anus mereka untuk menjerat dan mungkin menonaktifkan predator – secara permanen.

Baca juga : Hewan Dengan Tiga Klopak Mata

Spons laut
Tak hanya mereka tak memiliki otak, tapi spons bahkan tak memiliki sistem pencernaan, saraf, atau peredaran darah. Sebagai gantinya, mereka memiliki sekelompok sel yang bisa berubah menjadi sel jenis apapun yang dibutuhkan pada saat itu. Bahkan tanpa organ dalam apapun, spons bisa bersin! Ketika mereka mendeteksi adanya iritasi, spons akan mengisap air dan kemudian mengontrakkan tubuhnya sehingga ‘bersin’ bisa keluar dari tubuhnya. Bersinnya bahkan bisa bertahan hingga 60 menit.

Babi laut
Babi laut merayap di sekitar dasar laut saat mencari makanan. Karena mereka tak memiliki otak, mereka hanya bergerak sesuka mereka. Toh mereka tak butuh teknik perlindungan diri karena mereka memiliki duri tajam yang menutupi tubuh mereka.

Anemon laut
Karena tak punya sistem saraf pusat, anemon memiliki jaringan saraf yang membantunya untuk mencari makanan. Anemon menangkap makanan dengan tentankelnya yang berbisa, melumpuhkan, kemudian memakan mangsanya. Setelah makan, anemon memuntahkan kembali lewat tempat yang sama. Ini dikarenakan ruang pencernaannya hanya punya satu pintu yang berfungsi baik sebagai mulut dan anus.

Hewan Dengan Tiga Klopak Mata

Hewan Dengan Tiga Klopak Mata

Informasiunikdunia.web.id –  Mata hewan yang biasanya kita temukan adalah bentuk yang sangat berbeda. Ada orang yang terlihat marah dan tampak mengancam seperti harimau. Ada juga yang jernih dan tenang seperti beberapa burung. Menurut penelitian yang dilaporkan oleh Thescienceexplorer.com, bentuk dan fungsi mata beberapa spesies telah bervariasi dan berevolusi dengan cara yang kompleks sejak ditemukan 540 juta tahun yang lalu.

Berikut ini deretan fauna pemilik mata unik:

Bintang Laut
Penggemar serial kartun Spongebob Squarepants pasti sudah akrab dengan sobat sang lakon bernama Patrick. Ya, di dunia nyata Patrick adalah bintang laut. Banyak orang tidak memperhatikan binatang berwarna merah muda ini sebenarnya juga punya mata. Jumlahnya ada lima, satu di setiap ujung lengannya.

Laba-laba berwajah raksasa
Fauna ini disebut punya enam mata. Namun saat diperhatikan sekilas, yang nampak hanya sepasang alias dua buah saja karena ukurannya relatif besar dibandingkan mata lainnya. Penglihatan malam mereka bisa 100 kali lipat lebih baik dibandingkan manusia. Bukan karena ukuran mata mereka yang besar semata, melainkan juga adanya lapisan sel yang peka cahaya yang melapisinya. Selaput ini sangat peka cahaya sehingga hancur saat pagi menjelang dan baru muncul lagi begitu gelap tiba.

Capung
Serupa dengan berbagai jenis serangga lainnya, capung juga dikaruniai mata majemuk yang tersusun dari 30.000 ommatidia. Namun, mata capung lebih kompleks dibandingkan serangga lainnya. Mata mereka ukurannya cukup besar hingga hampir seukuran kepalanya. Selain itu, keunikan lain mata capung adalah bidang pandangnya yang bisa 360 derajat. Fauna ini juga dibekali organ ocelli seperti milik bintang laut, sehingga mereka bisa mendeteksi pergerakan supercepat hingga sepersekian detik.

Sotong
Sotong punya mata berbentuk huruf “W” yang unik dan juga kuat. Walaupun indra penglihatannya tidak bisa digunakan untuk mengenal warna alias buta warna, namun mata sotong yang telah berevolusi disebut sangat jago polarisasi.

Baca juga : Babi Berbulu Domba Kok Bisa Ya

Bunglon
Fauna ini memiliki mata paling unik di antara binatang lainnya. Kelopak mata bunglon membentuk sejenis lingkaran yang mengelilingi sekujur bola matanya dan hanya menyisakan satu lubang seukuran jarum untuk melihat.

Sepasang mata bunglon juga unik lantaran masing-masing bisa bergerak sendiri-sendiri dan mampu melihat dalam bidang pandang 360 derajat. Kemampuan ini membuat bunglon bisa melihat ke dua tempat berbeda sekaligus.

Tokek Jenis Ekor Daun (Leafed Tailed Gecko)
Hewan ini memiliki kemampuan kamuflase, bukan dengan kulitnya, tetapi dari matanya. Tokek ini memiliki pola mata yang unik dan rumit dan juga indah sehingga bisa dijadikan sebagai kamuflasenya di batang pohon.

Tarsius
Primata dengan tubuh yang kecil ini memiliki mata yang sangat besar dan juga memiliki night vision yang hebat. Bisa dikatakan dalam berburu mangsanya, Tarsius mengandalkan matanya dan juga pergerakan lehernya yang bisa 180 derajat bisa memutar.

Udang Mantis
Di dalam mata udang ini terdapat mata lagi sehingga mata udang ini tersusun dari mata yang lebih kecil atau disebut faset. Udang Mantis memiliki 10.000 faset. Dari 10.000 faset ini Udang Mantis dapat membedakan 100.000 warna yang berbeda. Padahal manusia memiliki kemampuan membedakan dalam 1.000 warna.

Babi Berbulu Domba Kok Bisa Ya

Babi Berbulu Domba Kok Bisa Ya

Informasiunikdunia.web.id – Dikutip d’d’Artagnan, Jumat (12/4/2015), mangalitsa atau nama lain Mangalica adalah babi Hungaria langka dengan bulu keriting mirip dengan domba. Bulunya bisa hitam atau merah, tetapi lebih sering pirang.

Babi umumnya memiliki bulu pendek, ras babi lainnya yang memiliki bulu panjang adalah jenis Lincolnshire Curly Coat dari Inggris, yang kini sudah punah.

Karena itu, mangalitsa merupakan babi terakhir berbulu domba, dan hampir punah pada 1990-an– saat ini spesiesnya hanya tersisa kurang dari 200 ekor.

Pengembangbiakan mangalitsa dimulai pada 1830-an, di kerajaan Austro-Hungarian. Archduke Joseph Anton Johann, anak ketujuh Kaisar Roma Leopold II menerima sejumlah babi jenis Sumadija dari pangeran Serbia dan mengawinkannya dengan babi Bakony dan Szalonta. Hasilnya, mangalitsa memiliki bulu keriting dan cenderung lebih gendut.

Awalnya, babi dipersiapkan untuk menjamu kerajaan Habsburg. Namun karena rasanya yang lezat, babi ini sangat populer, sehingga pada akhir Abad ke-19 menjadi spesies babi utama di Eropa.

Babi mangalitsa tidak sulit dipelihara, karena tidak membutuhkan perawatan khusus. Mangalitsa memiliki kemampuan alami menggemukkan tubuh, bahkan merupakan jenis babi tergemuk di dunia dengan lemak mencapai 65 sampai 70 persen berat tubuh.

Baca juga : Katak Kayu Membeku Tetap Hidup

Dagingnya dianggap merupakan daging babi terlezat di dunia, daging mangalitsa kemerahan, berbercak lemak putih, dan kaya asam lemak omega-3 dan antioksidan alami.

Ini karena diet alami hewan itu, yang memakan tumbuhan hutan, gandum, jagung, dan jelai. Lemak mangalitsa juga mengandung lemak jenuh lebih banyak.

Dari awal Abad ke-19 sampai 1950-an, babi mangalitsa merupakan ras babi terpopuler di Hungaria. Lemak dan produk olahan dagingnya merupakan produk paling diminati di pasar Eropa. Sebelum adanya minyak sayur, lemak mangalitsa juga diminati untuk minyak memasak dan produksi lilin, sabun, dan kosmetik.

Namun, pada pertengahan Abad ke-20, mangalitsa turun pamor. Pasalnya, orang-orang sudah tahu bahwa lemak jenuh bahaya untuk kesehatan. Akibatnya, pengembangbiakan babi menurun, digantikan dengan ras babi yang lebih rendah kadar lemaknya.

Pada akhir 1970-an, babi mangalitsa di Austria hanya bisa ditemukan di penangkaran dan kebun binatang, dan kurang dari 200 ekor di Hungaria.

Namun, pada pertengahan 1980-an, minat terhadap Mangalitsa kembali muncul. Pada 1994, Hungarian National Association of Mangalica Pig Breeders dibangun untuk melindungi ras ini. Selama 20 tahun terakhir, sosis mangalitsa dengan paprika menjadi hidangan Hungaria yang diminati.

Hari ini, ada lebih dari 8.000 peternakan babi di Hungaria yang memproduksi 60.000 babi mangalitsa setiap tahunnya. Walau masih masuk kategori spesial dan terbatas, babi mangalitsa tidak akan segera punah.

Katak Kayu Membeku Tetap Hidup

Katak Kayu Membeku Tetap Hidup

Informasiunikdunia.web.id – Ia mampu bertahan di musim dingin dengan suhu ekstrem di bawah nol derajat celcius. Anehnya, cara dia bertahan di bawah suhu yang mencapai titik beku justru dengan membekukan dirinya sendiri. Bahkan detak jantungnya berhenti.

Katak Kayu Alaska (Alaskan Wood Frog)
Belum ditemukan hewan lain yang memiliki kemampuan bertahan di musim dingin sekuat katak jenis ini. Dikutip dari Oddity Central, selama musim dingin katak tersebut berhibernasi dengan membiarkan lebih dari 60 persen bagian tubuhnya membeku.Bahkan paru-parunya berhenti bekerja dan ia berhenti pula bernafas. Kemudian jantungnya berhenti berdetak. Aktifitas metabolisme dalam tubuhnya juga ikut berhenti. Namun ajaibnya, setelah tiba musim semi katak tersebut dapat segera hidup kembali.

Kok Bisa Dia Padahal Udah Membeku Tapi dia Tidak Mati ?

Cara kodok kayu menghindari beku adalah dengan menggunakan apa yang disebut dengan cryoprotecants, larutan yang menurunkan temperatur membeku dari jaringan tubuh hewan tersebut. Termasuk di dalamnya adalah glukosa (gula darah) dan urea. Keduanya diketahui terdapat dalam konsentrasi lebih tinggi pada kodok yang tinggal di Alaska dibanding mereka yang tinggal lebih ke selatan.

Baca juga : Misteri Jaring Laba-Laba Super Kuat Teerpecahkan

Meningkatnya level cryoprotectant membantu sel kodok untuk bertahan. Di sebagian hewan, paparan jangka panjang terhadap temperatur di bawah nol bisa menyebabkan penyusutan sel, sebuah proses pembentukan es di jaringan tubuh hewan, menarik air dari sel tubuh dan menghisapnya menjadi kering hingga pada akhirnya membunuh sel yang bersangkutan. Tetapi cryoprotectant mampu membantu sel menghadang penyusutan tersebut. Larutan itu cenderung menekan titik beku jaringan tubuh.

Katak Kayu Alaska membatasi jumlah es yang bisa terbentuk di bagian manapun dari tubuh. Semakin banyak larutan cryoprotective yang bisa diakumulasikan, semakin sedikit pula es akan terbentuk, dan akhirnya semakin berkurang pula tekanan terhadap sel dan jaringan tubuh. Seorang Ilmuan bernama Costanzo dan timnya juga mendeteksi adanya larutan misterius di kodok pohon utara yang tidak dimiliki oleh spesies yang sama yang tinggal di Ohio dan akan melakukan studi lebih lanjut untuk memastikannya.

Misteri Jaring Laba-Laba Super Kuat Teerpecahkan

Misteri Jaring Laba-Laba Super Kuat Teerpecahkan

Informasiunikdunia.web.id – Setelah berbulan-bulan mempelajari puluhan ribu gen sutra laba-laba di laboratorium biologi molekuler di University of Pennsylvania, Amerika Serikat, hasil kerja keras Benjamin F. Voight terbayar. Profesor Fakultas Genetika dan Sistem Farmakologi dan Terapi Translasional ini berhasil memecahkan misteri biologis yang belum terungkap dalam lima puluh tahun terakhir.

Misteri itu adalah bagaimana struktur gen sutra laba-laba bisa menghasilkan jaring yang lebih kuat ketimbang jaring baja. Riset sebelumnya mandek karena peneliti harus mengidentifikasi dan menyusun karakter gen sutra laba-laba dari puluhan ribu spesies.

“Ini sebuah tugas yang sebanding dengan memecahkan jutaan jejeran teka-teki silang, dengan sedikit petunjuk mengenai bagaimana potongan-potongan ini saling cocok atau identik,” kata Voight, yang menggambarkan sulitnya riset, yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Genetics dua pekan lalu itu.

Hal itu memang sulit, dan semua harus dimulai dari nol. Voight dan sepuluh koleganya pertama kali mengurutkan, lalu mengumpulkan genom laba-laba jenis golden-orb weaver (Nephila clavipes) yang merupakan pemintal benang sutra berkualitas baik, yang menghasilkan 28 varietas protein sutra. Dalam genom yang berukuran sama besar dengan genom manusia, para peneliti mengidentifikasi lebih dari 14 ribu gen yang dikenal sebagai spidroin.

Sebelumnya, spidroin telah diklasifikasikan dalam tujuh kategori sesuai dengan urutan protein dan fungsinya, seperti untuk meringkus mangsa, mengikat pasangan untuk kawin, dan menghindar dari terkaman predator. Namun, dalam penelitian ini, ternyata mereka menemukan beberapa spidroin baru yang tidak sesuai dengan kategori ini. Hal itu menunjukkan protein sutra yang dikodekan mungkin memiliki fungsi baru atau kategori yang ada perlu didefinisikan ulang.

Baca juga : Hewan Dengan Tubuh Transparan

Analisis komputasi yang ekstensif dari gen spidroin orb-weaver mengungkap hampir 400 sekuen singkat yang muncul berulang kali dalam gen ini dengan variasi kecil dan kombinasi yang berbeda. Pengulangan motif spidroin ini sangat menarik karena mereka mungkin sekali memberikan sifat utama dari sutra laba-laba yang sudah dikenal, seperti kuat diregangkan, fleksibilitas, atau lengket.

Namun, kejutan terbesarnya, menurut anggota tim peneliti, Ingi Agnorsson, adalah penemuan salah satu spidroin yang disebut orb-weaver—FLAG-b, yang tampaknya diproduksi, terutama di kelenjar getah bening. “Temuan ini mengisyaratkan fungsi baru untuk sutra terhubung saat menangkap mangsa, mencegah gerak, atau menjaga diri dari serangan luar,” ujarnya.

Dalam analisis mereka terhadap data genom, Voight dan rekannya juga mengidentifikasi 649 gen yang mungkin bukan gen spidroin, tapi sangat diekspresikan dalam kelenjar sutra. Gen ini diduga memiliki peran dalam mengubah sutra cair dari sel laba-laba menjadi benang padat dan bisa dimuntahkan. “Semua informasi baru ini harus memajukan usaha kami untuk menangkap sifat luar biasa dari sutra ini dalam bahan buatan manusia,” kata Voight.

Hasil penelitian ini tentu menggembirakan. Salah satunya bisa diterapkan dalam kehidupan manusia dan dalam aplikasi perangkat medis dan industri. Sejauh ini, hasil dari penelitian membuktikan benang sutra laba-laba cenderung tidak merusak sistem kekebalan tubuh manusia dan beberapa bahkan menghambat bakteri dan jamur.

Kelebihan lain adalah sutra ini dapat bertahan baik saat ditanamkan di jaringan untuk jahitan, dapat terurai secara alamiah, bahkan sudah digunakan untuk membuat senar biola. Sutra bisa juga digunakan untuk keperluan, bahan pakaian antipeluru, pakaian ringan tahan aus, serta panel bebas karat pada kendaraan bermotor.

Kejutan berikutnya tentu masih ada. Sebab, riset Voight sendiri belum tamat. Kini, mereka tengah mengurut genom laba-laba lain, yakni Bark Darwin (Caerostris darwini), yang telah dikenal kemampuannya merentangkan jaring melintasi sungai.

Para ilmuwan juga sedang memproduksi sutra dengan cepat di laboratorium dari sekuen DNA spidroin untuk mengungkap sekuen hingga motif mereka mengkode sifat biologis dan fisik sutra.

Hewan Dengan Tubuh Transparan

Hewan Dengan Tubuh Transparan

Informasiunikdunia.web.id – Serta beberapa hewan transparan memiliki teknik dan mekanisme spesifik berikut. Jika yang Anda tahu adalah bahwa hewan transparan hanyalah ubur-ubur, maka Anda salah. Di sini ada hewan transparan yang unik.

Kupu-kupu Sayap Transparan (Glasswing butterfly)
Greta oto adalah sejenis kupu-kupu sayap transparan termasuk dari subfamili Danainae. Sayap transparan ini memiliki ukuran sekitar 5-6 cm. Nama paling umum dalam bahasa Inggris adalah “ Glasswing butterfly”. Jaringan antara urat sayapnya terlihat seperti kaca, karena tidak memiliki sisik berwarna seperti ditemukan di kupu-kupu lainnya. Bagian dari sayapnya terkadang diwarnai dengan merah atau oranye sedangkan tubuhnya berwarna gelap.

Cumi Transparan (Ancistrocheirus lesueurii)
Dengan nama ilmiah Ancistrocheirus lesueurii, cumi bertubuh transparan ini ditutupi dengan bintik-bintik sel pigmen di seluruh kulitnya. Dengan mata yang bercahaya, mereka dapat di temukan di seluruh lautan tropis dan sub tropis pada kedalaman 200 hingga 1000 meter.

Ikan Surgeon Transparan (Juvenile Surgeonfish)
Ikan transparan ini adalah Bayi Surgeonfish. Mereka dapat di temukan di perairan sekitar Selandia Baru. Percaya atau tidak, ikan ini adalah sepesies yang sama dengan ikan Dory di film animasi Finding Nemo, mereka dapat tumbuh hingga 30 cm.

Semut Transparan (Monomorium pharaonis)
Dikenal dengan nama semut Firaun, hewan ini memiliki ukuran yang sangat kecil hanya 2mm. Memiliki tubuh hampir transparan berwarna kuning muda dengan wana merah hitam pada perut. semut dewasa memiliki sayap, namun sayap akan menghilang usai kawin. Selama hidupnya ratu semut Firaun bisa bertelur hingga 3500 butir. dalam sarang semut Firaun terdapat beberapa ratu, mereka biasanya membangun sarang di dinding, lemari void, isolasi kulkas, tirai, lipatan pakaian, seprai, dan ruang gelap lainya.

Baca juga : Masjid Terapung di Tengah Lautan

Ikan Berkepala Transparan (Macropinna Microstoma)
Dikenal juga sebagai Barreleye atau spook fish, merupakan ikan laut termasuk dari keluarga Opisthoproctidae dan dapat ditemukan di perairan tropis beriklim di Atlantik, Pasifik, dan Samudra India. Ikan ini diberi nama dari bentuk matanya, yang terletak di dalam kepala, dapat melihat lurus ke atas sambil berenang untuk mendeteksi mangsa yang ada, namun ikan ini mampu mengarahkan mata mereka ke depan ataupun memutar sehingga ikan dapat melihat dalam berbagai arah, yang tidak mungkin dilakukan jika bukan karena tengkorak transparan.

Ikan yang luar biasa ini mungkin makhluk paling aneh yang pernah ditemukan bersembunyi di laut dalam. Kadang-kadang disebut “ ikan hantu,” tidak diragukan lagi karena penampilannya yang aneh, barreleye memiliki kepala yang benar-benar transparan.

Kumbang transparan (Tortoise Shell Beetle)
Kumbang kura-kura emas (Charidotella sexpunctata) adalah spesies kumbang dalam keluarga kumbang daun, Chrysomelidae. Ini adalah asli Amerika. Kumbang yang luar biasa ini tidak benar-benar seluruhnya transparan, tetapi memiliki pelindung yang hampir tak terlihat. Tujuan dari kulit luar transparan untuk menipu predator potensial, karena mengungkapkan tanda-tanda pada punggungnya yang bertindak sebagai peringatan. Kumbang ini bisa 5 sampai 7 milimeter panjangnya, variabel dalam warna dari oranye ke emas dan sering metalik, sehingga mendapat julukan “ Goldbug”. Warna perubahan musiman, dan kumbang dapat berubah warna ketika terancam dengan mengubah aliran cairan antara lapisan cuticle. Kumbang kura-kura datang dalam banyak varietas yang berbeda, dan desain di kulit mereka bisa berbeda-beda dan indah.

Larva Belut Transparan (Leptocephalus)
Leptocephalus (yang berarti ” kepala ramping” ) adalah larva transparan dan datar dari belut laut, dan salah satu anggota dari super ordo Elopomorpha. Ini adalah kelompok teleosts yang paling beragam, mengandung 801 spesies, 156 genera, 24 family, dan 24 ordo. Ikan-ikan yang memiliki tahap larva leptocephalus antara lain adalah Conger, belut moray, belut taman, dan belut air tawar dari family Anguillidae.

Katak Transparan (Hyperolius leucotaenius)
Katak ini memiliki kulit transparan sehingga organ dalam dan bahkan telur-telurnya bisa terlihat. Spesies katak ini ditemukan di Sungai Elila, bagian tenggara Kongo. Hyperolius leucotaenius memiliki kepala berwarna hijau transparan serta tubuh berwarna bak plastik. Katak ini juga memiliki pola garis yang berwarna kuning serta ujung-ujung jari kaki yang berwarna oranye. Belum jelas alasan mengapa katak ini memiliki tubuh transparan

Bayi Gurita (A Juvenile Octopus)
Terdiri dari warna biru dan oranye, dengan cahaya seperti lampu kecil yang berkedap kedip. Bayi Gurita ini hanya selebar 2 cm.

Ikan Transparan Terlangka (Salpa Maggiore)
Ikan unik ini memiliki nama Salpa Maggiore dan memang sangat langka. Pemancing asal Selandia Baru yang menangkapnya sedang berenang di permukaan laut. Saat itu Stewart Fraser sedang mancing dengan putranya di 43 km sebelah utara Pulau Utara Karikari Peninsula dan mengiranya sebagai udang transparan. Sedangkan Deborah Cracknell dari Akuarium Nasional di Plymouth yakin ikan itu Salpa Maggiore atau Salpa maxima. Ikan itu memang jarang terdengar keberadaannya dan lebih banyak hidup di Samudra Selatan atau laut bersuhu dingin. Mereka makan fitoplankton dari lapisan atas yang diterangi matahari laut. Dapat dibayangan bagaimana Tuhan menyembunyikan berbagai hal yang luar biasa di alam ini, tak habis sampai disini, masih terdapat banyak lagi hewan transparan unik yang tersebar di belahan dunia.